Berita

Menu ini memuat perkembangan kabar dan informasi terkini tentang Perpustakaan Kementerian Sekretariat Negara, ditulis untuk disampaikan kepada para pengunjung dan masyarakat umum

Bibliobattle, Ajang Lomba Mereview Buku

Oleh Dhian Deliani, S.Sos. —

Bertempat di Ruang Baca Perpustakaan, kegiatan Bibliobattle yaitu permainan mengkaji/ mereview buku digelar oleh Perpustakaan Setneg Selasa (18/(9) dengan menghadirkan 5 presenter buku dan audiens peserta yang berasal dari internal Lingkungan Lembaga Kepresidenan,  turut hadir undangan dari beberapa Kementerian dan Lembaga

Permainan  mereview buku ini, seakan menjawab tantangan rendahnya minat baca masyarakat Indonesia. Berdasarkan survei UNESCO  minat baca masyarakat Indonesia baru 0,001 persen. Artinya, dalam seribu masyarakat hanya ada satu masyarakat yang membaca.  Hasil riset dari Central Connecticut State University pada Maret 2016 menyatakan minat baca literasi masyarakat Indonesia sangat  tertinggal dari negara lain, yaitu menempati peringkat 60 dari 61 Negara.

Untuk membangun bangsa yang memiliki kemampuan literasi tinggi, perpustakaan menjadi institusi yang mempunyai peranan penting dalam membangun literasi informasi. Oleh karenanya, peran Perpustakaan Setneg harus ditingkatkan sebagai wahana pembelajaran bersama untuk mengembangkan potensi para pemustaka dan juga pegawai di lingkungan Lembaga Kepresidenan.

Selain menyediakan sumber-sumber bacaan untuk informasi dan pengetahuan, Perpustakaan Setneg  juga memfasilitasi para para pemustaka dan juga pegawai  dengan kegiatan literasi, salah satunya melalui kegiatan Bibliobattle ini. Selain untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan wawasan, juga  bertujuan untuk meningkatkan potensi diri mereka,  dengan melatih teknik presentasi  

Bibliobattle adalah permainan mereview buku yang dikembangkan oleh Graduate School of Informatics di Universitas Kyoto di Jepang. Permainan ini populer di Jepang sekitar tahun 2013 dan sudah menyebar di seluruh dunia. Orang yang menyajikan buku dalam bibliobattle disebut bibliobattler atau presenter buku.  

Motto Bibliobattle : “Learn People through Books, Learn Book Through People”  (Mengenal orang melalui buku, mengenal buku melalui orang)

Hadir sebagai presenter buku/ bibliobattler yaitu  Ayu dari Setwantimpres  dengan buku Time to  change;  Endang dari Setkab : Bekerja  tanpa stres; Ari Aswin dari Setkab : Whack pukulan untuk merangsang kreativitas dan ide baru;  Rengga dari Deputi Hukum dan PUU :The climber  dan  Wulan dari Deputi Hublem :Refresh yourself.

Bibliobattle ini dimenangkan oleh Ari Aswin Gunadi menempati Juara I, kemudian Wulan Kurniasih Juara II dan Rengga Damayanti Juara III. Penyerahan hadiah diserahkan oleh Kepala Biro Tata Usaha dan Kepala Bagian Perpustakaan yang sekaligus menutup rangkaian kegiatan Pekan Kunjung Perpustakaan. (DD)